Senin, 10 Maret 2014

hidup bermasyarakat

Kalau dipikir-pikir, sebagian besar hidupku dihabiskan dalam lingkungan yang bisa dibilang homogen. Dari TK-SMA berada di lingkungan karyawan pabrik kertas leces yang orangnya saling mengenal. Kemudian kuliah, terjerumus ke dalam lingkungan tarbiyah.. yang bisa dikatakan homogen juga. Sangat bersyukur karena selalu dikelilingi teman-teman yang baik.

Masalah timbul ketika hidup bermasyarakat dan bertemu dengan jenis-jenis orang yang bermacam-macam. Ada yang tega menjelek-jelekkan temannya sendiri, suka hasad, berprasangka buruk kepada orang lain, gemar mencaci dan lain sebagainya. Namun sebagai daiyah, apakah kita akan lari dari kenyataan seperti ini? Bukankah kita dokter, dan bukan hakim? Maka perbanyaklah bekalmu wahai daiyah. Bekal ruhiyah, bekal ilmu, bekal fisik.. Ingatlah selalu.. nahnu du'at qabla kullu syai'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar